BLOGS

Strategi D2C Nestle Melahirkan Nespresso Untuk Memenangkan Pasar Digital
Strategi D2C Nestle Melahirkan Nespresso Untuk Memenangkan Pasar Digital

Strategi D2C (atau Direct To Consumer ) bukan tentang menjual produk langsung ke konsumen, seperti yang dilakukan oleh Tupperware secara konsisten selama belasan tahun. Direct-to-consumer (D2C) adalah tentang menggunakan teknologi yang tepat untuk menyediakan produk dan services terbaik kepada konsumen brand anda.

Didorong oleh implementasi teknologi dan penggunaan data analytic untuk memahami perilaku konsumen dan memberikan mereka lebih banyak pilihan produk, kualitas produk yang lebih baik, dan konten dipersonalisasi yang relevan dengan mereka.

Digital commerce atau bermitra dengan nama-nama besar di marketplace / ecommerce untuk memaksimalkan visibilitas produk ke basis konsumen seluas mungkin, meskipun memiliki pangsa pasar  tinggi, brand tidak bisa secara langsung berinteraksi dengan pelanggan untuk mencapai metriks customer lifetime value (CLV). Dan brand tidak memiliki kendali atas data-data konsumen mereka.

Strategi D2C Nestle Melahirkan Nespresso Untuk Memenangkan Pasar Digital, sebagai produk D2C mereka untuk mendominasi pasar penikmat kopi di rumah, menjual mesin dan pod-pod kopi langsung ke konsumen secara online, melalui website dan Nespresso Club-nya, tanpa perlu mendisrupsi penjualan di pasar B2B mereka melalui distributor regional maupun marketplace

Dari sisi consumer experience , ketika membeli langsung dari brand, mereka menjadi lebih familiar dan bisa mendapatkan penawaran dan produk eksklusif dan personal, kemasan premium, dan bisa memberikan umpan balik langsung kepada brand serta pelanggan lain melalui penilaian dan ulasan.

Baca juga artikel lainnya kunci kesuksesan coca cola memenangkan loyalitas konsumen dengan strategi digital yang tepat

13 Oct 2021

Bagaimana Netflix Menggunakan Data untuk Menaikkan Jumlah Audiens dan Sales
Bagaimana Netflix Menggunakan Data untuk Menaikkan Jumlah Audiens dan Sales

Apakah Netflix sebuah platform Big Data?

Sementara banyak bisnis belum secara efektif memanfaatkan data yang tersedia untuk mereka, Netflix adalah pengecualian besar. Dengan lebih dari 148 juta pelanggan streaming di seluruh dunia, 80% konten Netflix yang diputar dipengaruhi oleh sistem rekomendasinya.

Konten film yang ditayangkan diurutkan berdasarkan analisis apakah pengguna akan terus menonton atau menonton ulang, atau apakah pengguna akan berhenti menonton karena menganggap konten tersebut kurang menarik. Algoritme affinity akan merekomendasikan konten film yang mirip dengan konten yang baru saja ditonton pengguna. Netflix spill fakta, bahwa audience cenderung ingin mengonsumsi konten yang serupa dengan yang baru saja mereka konsumsi.

Dengan banyaknya data tentang bagaimana audiens berinteraksi dengan konten film, #Netflix dapat dengan mudah menentukan jenis konten apa yang diinginkan orang. House of Cards, adalah serial yang paling fenomenal untuk penayangan dengan menganalisis data.

Netflix menyadari bahwa persentase yang signifikan, 33 juta pelanggannya pada saat itu streaming film "The Social Network", karya sutradara David Fincher, dari awal hingga akhir. Lalu Netflix menemukan juga bahwa film-film yang menampilkan Kevin Spacey selalu menjadi hits. Data Netflix mengungkapkan bahwa House of Cards versi Inggris juga menjadi hits. Audiens yang pernah menonton House of Cards versi Inggris ternyata juga pernah menonton film-film lain yang diperankan oleh Kevin Spacey atau disutradarai oleh David Fincher.

Mengandalkan data ini, Netflix menyimpulkan bahwa film yang dibintangi oleh aktor Kevin Spacey dan film karya sutradara David Fincher, bila disajikan ke pemirsa Amerika akan menjadi hit besar.

Dan benar saja! Tiga bulan setelah House of Cards tayang, Netflix menambahkan 2 juta pelanggan di AS dan tambahan 1 juta pelanggan secara global.

Penasaran dengan metriks data apa saja yang dipakai Netflix? berikut penjelasan Netflix, bahwa mereka menggunakan data:

-  Tanggal streaming
-  Device untuk streaming
-  Variasi film setiap user
-  Pencarian
-  Konten yang ditonton ulang
-  Apakah konten dijeda saat ditonton
-  Lokasi pengguna
-  Waktu dalam sehari dan minggu untuk streaming konten
-  Metadata dari pihak ketiga seperti Nielsen
-  Data audiens di media sosial seperti Facebook dan Twitter


Netflix berfokus memberi apa yang diinginkan usernya melalui konten yang dipersonalisasi.
Seperti Netflix, bisnis dapat menggunakan #bigdataanalytics untuk memastikan bahwa konten yang dikirimkan ke setiap pengguna dipengaruhi oleh aktivitas pribadi pengguna dan #consumerengagement dengan brand Anda, memastikan pengalaman konten yang unik untuk setiap pengguna.

Baca juga bagaimana starbucks membangun consumer experience dan memastikan pertumbuhan bisnisnya.


13 Oct 2021

Strategi Digital Omnichannel Marketing  Berbasis Data MyStarbucks Card
Strategi Digital Omnichannel Marketing Berbasis Data MyStarbucks Card

Punya My Starbucks Reward Card?

Kartu yang juga tersedia versi digital dan terhubung dengan Aplikasi Starbucks ini hanya dapat digunakan untuk membeli kopi bila pelanggan memiliki saldo sejumlah uang di dalam kartu tersebut.

Dari data yang ada, disebutkan bahwa pelanggan tidak segan menyimpan dana mereka dalam kartu Starbucks, hingga tercatat $1,5 – $2 miliar tersimpan di aplikasi dan kartu My Starbucks Card pada 2020. Hal ini menggambarkan tingkat kepercayaan yang besar sekali yang ditempatkan pada sebuah #brand kopi, semua demi sebuah #brandexperience Starbucks dan segala kemudahannya.

Strategi digital omnichannel marketing berbasis data yang dilakukan oleh Starbucks ini memberikan keunggulan kompetitif dalam bagaimana bersaing dengan brand lain di bidang yang sama. Strategi ini memungkinkan Starbucks mengelompokkan data untuk menargetkan dan membangun engagement dengan pelanggan mereka dengan lebih baik.

Strategi Digital brand manapun harus rajin dan mengimplementasikan teknologi untuk mengumpulkan data dari setiap titik kontak #consumerjourney di seluruh saluran pemasaran, baik digital maupun offline. Ketika data ini diintegrasikan dan ditingkatkan dengan sebuah sistem CRM atau CDP , brand dapat menghasilkan insights mendalam tentang siapa dan dimana pelanggan mereka dan tindakan apa yang akan dilakukan pelanggan mereka selanjutnya.

Strategi ini berlaku baik untuk bisnis B2C dan B2B. Jenis data yang bisa diintegrasikan biasanya mencakup profil dan demografis pelanggan, history pembelanjaan online pelanggan, penggunaan layanan dan after-sales oleh pelanggan, dan perilaku pelanggan anda dalam menjelajah website anda.


Baca juga artikel 
Strategi Digital Coca Cola Memenangkan Loyalitas Konsumen

08 Oct 2021

Strategi Omnichannel Marketing Yang Efektif Bagi Brand
Strategi Omnichannel Marketing Yang Efektif Bagi Brand

Istilah Omnichannel marketing populer bukan dari sisi digital strategi sebuah bisnis. Tapi karena seperti itulah consumer behaviour saat ini.

Konsumen brand anda berinteraksi dan engaged dengan brand di mana-mana, di berbagai saluran dan media, dari satu device pindah ke yang lain, dan pada waktu yang mereka tentukan sendiri.

Data yang ada harus terus dipantau dan ditingkatkan dengan cepat , agar brand atau bisnis mampu untuk mengimbangi dan tetap relevan dengan trend dan perilaku konsumen mereka.

Saat ini, konsumen tidak hanya membandingkan kualitas produk saja. Dari consumer insights menunjukkan bahwa kini konsumen mengharapkan sebuah brand experience yang mulus, website dan mobile apps yang ramah pengguna, pelayanan brand yang konsisten, pilihan produk yang dipersonalisasi dan konsumen ingin menginginkan semua ini dengan cepat.

Strategi Omnichannel Marketing bisnis idealnya mampu menghubungkan semua aliran data user-journey konsumen, mengintegrasikan data pelanggan, informasi penjualan, distribusi pesanan, pengiriman barang, historis pembelian dan komplain, semuanya di satu tempat, seperti dalam sistem CRM.

Hal ini juga akan memungkinkan Anda untuk mengontrol dan mengidentifikasi dengan cepat bila terjadi masalah, hingga mengoptimalkan operasional bisnis dengan lebih baik.

Dalam sebuah strategi omnichannel, harus terjadi suatu integrasi. Bisnis mulai melihat pentingnya menerapkan integrasi marketplace, integrasi multiplatform, untuk kepentingan integrasi data. Jika memiliki dasbor yang tepat, bisnis akan bisa memantau setiap aktivitas pelanggan dengan brand dan memberikan apa yang mereka harapkan.

Dengan data historis pelanggan Anda melalui integrasi marketplace atau integrasi multiplatform, misalnya dalam membeli barang tertentu memungkinkan anda mengetahui insights demografis pelanggan setia brand anda, membuat preferensi, referensi produk dan kampanye yang paling relevan dan menarik bagi setiap konsumen Anda. 


Jangan lupa baca juga artikel lainnya tentang pentingnya bisnis go digital sebelum terlambat.

07 Oct 2021

Kunci Utama Landing Page Memiliki Tingkat Konversi Tinggi
Kunci Utama Landing Page Memiliki Tingkat Konversi Tinggi

Konten kreatif Anda sudah luar biasa keren, penawaran Anda membangun minat, dan CTA (Call To Action ) Anda juga menarik. Anda menjalankan campaign yang diiklankan (bahasa digital marketingnya: di-optimize) dengan baik sehingga mendatangkan traffic cukup besar dan membuat mereka mengklik iklan anda.

Namun, tingkat konversi landing page Anda masih sangat rendah? Dimana salahnya?
Apa sebenarnya penyebab mengapa pengunjung landing page dari iklan anda tidak convert menjadi calon pembeli?

Landing page dengan tingkat konversi tinggi sangatlah penting bagi brand, terutama yang menjual produk atau layanan dengan harga lumayan tinggi.

Beberapa hal penting yang jangan sampai anda lupakan adalah antara lain :

1. Paparkan Unique Selling Point (USP) anda. Bukan! Bukan tentang apa saja fitur-fitur dari produk yang anda tawarkan, apalagi fungsinya. Melainkan sasar langsung permasalahan atau #painpoints yang mungkin konsumen sedang hadapi saat ini, dan jelaskan bagaimana produk anda adalah solusi yang paling efektif dan efisien!

2. Coba scroll landing page anda. Bila dalam waktu kurang dari 1 menit anda belum bisa menarik 1 kesimpulan penting tentang apa landing page tersebut, itu artinya landing page anda terlalu ramai! Jangan lupakan negative space agar landing page anda mudah dibaca dan nyaman dilihat mata.

3. Untuk siapakah landing page ini anda tujukan. Pastikan anda tahu dan yakin dengan pasti seperti apa #buyerpersona yang anda sasar dengan landing page tersebut.

4. Letakkan CTA anda di bagian dekat header, dan jangan terlalu jauh di bawah. Attention span konsumen saat ini sangatlah pendek, sehingga brand perlu memastikan bahwa semua campaign dan message mudah dicerna pada 8 detik pertama konsumen melihatnya


Baca juga artikel lainnya, bagaimana 
cara mengoptimalkan leads conversion untuk menghasilkan leads yang berkualitas.

07 Oct 2021

Strategi Hyperlocal IKEA Memenangkan Persaingan Ritel Indonesia
Strategi Hyperlocal IKEA Memenangkan Persaingan Ritel Indonesia

IKEA Indonesia bergerak ke Hyperlocal untuk memenuhi kebutuhan Smart Shoppers Indonesia? Bagaimana implementasi Strategi Hyperlocal IKEA menjadi solusi omnichannel untuk memenangkan persaingan Ritel Indonesia?

Perusahaan ritel perabotan (furniture) dan perlengkapan rumah tangga asal Swedia ini terus berusaha menambah fasilitas maupun memberikan nilai tambah ( atau added value ) kepada sebanyak mungkin penghuni kawasan perumahan untuk bisa menikmati berbelanja produk IKEA secara online.

Kini konsumen bisa memiilih layanan pengiriman barang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka, mulai dari pengantaran produk langsung ke rumah, atau Ambil Sendiri di berbagai Pick-up points untuk bisa menikmati promo gratis biaya pengantaran dari IKEA pusat ke Pick-up Point terdekat dari rumah mereka. 

Kehadiran Pick-up Points merupakan salah satu komitmen IKEA untuk memperluas aksesibilitas, serta menawarkan biaya delivery yang rendah dan lebih terjangkau bagi para pelanggan di beberapa area di sekitar Jakarta, Tangerang, Depok, Bogor dan Bekasi. Solusi marketplace ini mampu menyelesaikan permasalahan konsumen yang ingin mendapatkan belanjaannya dengan segera.


Uniknya lagi, IKEA juga sudah menjalin kerja sama dengan industri lokal di Solo, Jawa Tengah dengan memasarkan produk-produk lokal karya pengrajin di Solo dan Yogyakarta ke seluruh Indonesia juga dijual IKEA di pasar internasional.

Baca juga artikel  
strategi hyperlocal dalam memilih layanan  fulfillment atau Manajemen Gudang sebagai solusi memenangkan persaingan digital commerce


06 Oct 2021

Strategi Gamifikasi Dominos Pizza Untuk Memahami Motivasi Konsumen Berdampak Pada Kenaikan Penjualan 30%
Strategi Gamifikasi Dominos Pizza Untuk Memahami Motivasi Konsumen Berdampak Pada Kenaikan Penjualan 30%

Kembali lagi membahas gamification.

Semakin banyak bisnis secara kreatif menerapkan strategi Gamification Marketing untuk meningkatkan consumer engagement sekaligus  strategi employee engagement mereka, yang di desain secara human-oriented (yaitu desain yang dioptimalkan untuk tujuan motivasi manusia dibandingkan untuk efisiensi fungsionalnya).

Kali ini yang akan kami bahas adalah salah satu contoh yang paling menarik penerapan strategi gamifikasi di industri F&B (Food and beverages)  yaitu campaign #PizzaHero oleh Dominos Pizza.

Meskipun campaign Pizza Hero ini dikembangkan semata-mata untuk sebuah consumer experience untuk bersenang-senang, namun hasilnya justru terjadi peningkatan penjualan sebesar 30%.

Ada lebih dari 7 juta pizza yang dibuat melalui aplikasi yang pada saat itu menempati peringkat ke-3 di app store setelah diunduh sebanyak 300.000 kali.


Mengapa Gamification ini bisa begitu sukses ?

1. Faktor pertama, Dominos Pizza melalui #PizzaHero nya memberikan para konsumen sebuah perasaan achievement melalui pemberian poin pada mereka dan juga skor penilaian atas seberapa baik pizza yang mereka buat. 

2.  Selain itu, saat pengguna menjadi semakin terampil dalam membuat pizza, membuat mereka merasa telah mempelajari dan menguasai sebuah keterampilan baru yaitu membuat pizza (elemen gamifikasi : Pengembangan diri dan achievement). 

3.  Saat pengguna membuat pizza, mereka merasa memiliki hasil karyanya dan bangga dengan kemampuan mereka (elemen gamifikasi: aktualisasi diri & rasa kepemilikan).


Strategi gamification yang berfokus pada motivasi manusia dan consumer behavior, mampu memberikan rasa pengembangan diri, status sosial, dan rasa kepemilikan yang bisa dibagikan kepada pengguna lain, dan ini sangat bergantung pada motivasi ekstrinsik konsumen.

Sehingga tak heran bila  brand-engagement disini terbangun dengan cukup kuat.

Baca juga insights lain seputar penggunaan technology dan strategi digital dalam bentuk gamification yang bisa anda terapkan untuk brand anda. 


06 Oct 2021

Kunci Utama Kesuksesan Strategi Digital Coca Cola Memenangkan Loyalitas Konsumen
Kunci Utama Kesuksesan Strategi Digital Coca Cola Memenangkan Loyalitas Konsumen

Bagian penting dari kesuksesan usaha digital marketing Coca-Cola adalah penekanannya pada brand ketimbang pada produknya. Coca-Cola tidak menjual minuman soda dalam botol, melainkan menjual kebahagiaan atau “Happiness” dalam sebuah botol minuman dingin.

Coca-Cola memiliki objective untuk menjual consumer-experience dan lifestyle (gaya hidup) kepada konsumen. Namun ada beberapa kunci utama kesuksesan Digital Strategy Coca-cola, yaitu :

1. Konsistensi

Dalam beberapa dekade, dan jumlah marketing campaign yang begitu banyak, Coca-Cola tetap konsisten dalam mengomunikasikan satu pesan yang kuat, dengan slogan-slogan yang abadi dan sederhana seperti “Enjoy” dan “Happiness” yang tidak pernah ketinggalan zaman dan tidak sulit untuk diterjemahkan ke bahasa apapun di seluruh dunia. 

2. Go Global, Act Local

Meskipun Campaign Share a Coke sukses besar di Australia awalnya, namun campaign tersebut tidak semerta-merta berhasil di lebih dari 50 negara lain. Coca-cola secara stratejik melakukan penawaran yang dipersonalisasi di setiap negara dengan menyesuaikan budaya dan bahasa lokalnya, dan dicetak pada kaleng dan botol. Campaign ini adalah contoh strategi #brandpositioning brand global yang bersikap lokal secara efektif. 

3. Berlaku Social

Media sosial adalah salah satu alat yang memberi banyak bisnis sebuah kemampuan untuk menjangkau konsumen ke seluruh dunia. Campaign Share a Coke juga berhasil memanfaatkan media sosial untuk membangun consumer-engagement dan mendorong konsumen untuk berbagi pengalaman tentang CocaCola dengan banyak orang.

Dikutip dari Wall Street Journal, ada lebih dari 125.000 postingan yang di share, dalam periode satu bulan setelah campaign itu rilis di Amerika Serikat

Baca juga case study bagaimana brand dunia seperti Asics dalam memenangkan loyalitas pelanggan,  dan bagaimana kami menyusun strategi digital dan strategi implementasi technology yang tepat untuk setiap bisnis dan industri. 

04 Oct 2021

Cloud Warehouse Sebagai Solusi Integrasi Marketplace dan Fulfilment Yang Customer-centric
Cloud Warehouse Sebagai Solusi Integrasi Marketplace dan Fulfilment Yang Customer-centric

Apa kriteria Cloud Warehouse System yang paling tepat untuk bisnis anda saat harus memilih solusi marketplace?

Saat memutuskan untuk outsourcing bagian fulfillment, penting bagi anda mencari solusi yang tidak sekedar memiliki model bisnis pick (menjemput), pack (mengemas), dan ship (mengirim) manual secara konvensional seperti yang banyak tersedia saat ini.

Solusi terbaik adalah yang mampu mengintegrasikan semua aspek rantai pembelian hingga logistik, dengan penggunaan technology dan otomatisasi sistem. Pendekatan digital transformation untuk area fulfilment ini akan membantu bisnis Anda menyimpan stok barang, menganalisa proyeksi kebutuhan stok di setiap titik gudang melalui integrasi marketplace , dan akhirnya mengantar pesanan konsumen dengan paling cepat dan cost-efficient melalui integrasi kurir ekspedisi.

Dan lebih utama lagi, bila penyedia teknologi ini mampu menyediakan integrasi marketplace, integrasi multiplatform, integrasi payment gateway, dan integrasi ekspedisi yang holistik untuk membantu memperkuat bisnis secara digital dari sisi branding , marketing , logistic hingga sales.

Pada akhirnya, tujuan bisnis atau brand manapun adalah bisa efisien dalam memproduksi, menjual, mendistribusikan dan mengirimkan produk yang diinginkan pelanggan, secepat mungkin.

Faktanya, Konsumen digital saat ini menginginkan opsi pengiriman yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.
Menawarkan pilihan opsi pengiriman cepat dan moderat memungkinkan konsumen untuk memilih sesuai anggaran dan batasan waktu mereka.

45% pelanggan mengatakan bahwa mereka telah meninggalkan bisnis / toko yang punya waktu pengiriman yang buruk, dan 58% konsumen mengatakan bahwa mereka membeli dari satu toko lebih sering dari toko lain, karena toko tersebut mampu memenuhi harapan pelanggan untuk pengiriman cepat dan layanan pengembalian yang cepat pula.

Baca juga artikel 
bagaimana DHL scale-up hingga 5x lipat untuk mengetahui solusi integrasi marketplace yang mampu mengotomatisasi proses penjualan online dan mempersingkat waktu pemrosesan orderan ke hanya dalam waktu 5 menit.

30 Sep 2021