Fractional Executive · Jakarta
Yoke Setiawan Endarto
Fractional CEO & Business Transformation Executivesupported by AI

SCAN PROFILFractional Executive · Jakarta
Fractional CEO & Business Transformation Executivesupported by AI

SCAN PROFILCross-functional capability
Masalah perusahaan jarang tinggal di satu departemen. Karena itu mandat dibaca lintas fungsi, tetapi eksekusinya tetap berurutan, terukur, dan memiliki pemilik yang jelas.
Menyatukan arah, prioritas, cash-flow awareness, keputusan, dan ukuran keberhasilan agar aktivitas perusahaan benar-benar menghasilkan nilai ekonomi.
OUTPUT · Executive roadmap, decision cadence, priorities, economic visibilityMembaca output, input, dan proses kerja setiap peran; membangun integritas, mentalitas, kualitas, kapabilitas, lalu kapasitas tim.
OUTPUT · Role clarity, performance diagnosis, coaching, team architectureMendesain SOP dan SLA dari kebutuhan client, kemudian memastikan struktur tim, alur kerja, dan kontrol mampu mengeksekusinya secara konsisten.
OUTPUT · Client-centered SOP/SLA, operating rhythm, accountabilityMengubah pain point client menjadi requirement, scope, penawaran, dan roadmap pertumbuhan yang menghubungkan brand, demand, sales, dan retention.
OUTPUT · Growth roadmap, offer architecture, sales and brand alignmentMenentukan software, data flow, otomasi, keamanan, dan kontrol yang benar-benar mengurangi biaya, waktu, kesalahan, serta risiko keputusan.
OUTPUT · Technology roadmap, information flow, automation, governanceMemimpin perubahan sampai cara kerja baru benar-benar dipakai, blocker eksekusi dihilangkan, dan teknologi memperbesar kemampuan manusia tanpa mengambil alih akuntabilitas.
OUTPUT · Adoption plan, AI workforce, change execution, measurable resultsTransformation sequence
People dan janji kepada client dibenahi lebih dulu. Teknologi dan AI masuk setelah pekerjaan yang benar sudah terlihat, supaya perusahaan tidak mengotomasi kekacauan.
Membaca isi kepala, output, input, dan proses kerja.
Menguji SOP dan SLA dari kebutuhan client.
Menyusun tim yang mampu mengeksekusi janji.
Menghubungkan market, brand, sales, dan retention.
Melengkapi pekerjaan dengan data, software, dan kontrol.
Menghilangkan resistensi sampai cara baru menjadi hasil.
Operating method
Diagnosis dimulai dari output yang dibutuhkan client dan perusahaan, lalu ditelusuri sampai input dan proses kerja yang membentuk hasilnya.
Cek hasilnya lebih dulu, lalu kecukupan input, baru cara kerja. Ini membedakan masalah manusia dari masalah sistem.
Pain point client diterjemahkan menjadi requirement, job scope, resources, timeline, dan acceptance criteria.
Integritas membentuk mentalitas; mentalitas menjaga kualitas; kualitas memperbesar kapabilitas dan kapasitas.
Engagement model
Fractional berarti terlibat dalam keputusan dan eksekusi, bukan hanya menyerahkan rekomendasi. Mandat disusun dari masalah, tanggung jawab, output, dan ritme kerja yang disepakati bersama.
Start with the real problem
Percakapan pertama digunakan untuk memahami situasi, mandat, dan kecocokan kerja. Tidak ada janji transformasi sebelum masalah dan batas tanggung jawab terlihat dengan jelas.