
“Mati satu tumbuh seribu.”
Ketika satu bisnis mengalami keterpurukan, di saat yang sama bisnis-bisnis yang bergerak di bidang yang sama bermunculan ke permukaan.
Inefisiensi proses bisnis yang old-fashioned, atau baca: belum terjamah oleh #digitalisasi #teknologi bisa berdampak cukup besar tanpa disadari oleh para pebisnis. Misalnya seperti :
- Operasional bisnis dan pengambilan keputusan bisnis yang lambat mengakibatkan kinerja menjadi tidak efektif.
- Terlalu banyak waktu kerja karyawan yang terbuang tanpa hasil yang berarti bagi #OKR perusahaan (produktivitas minim).
- Terjadi kesalahan dalam pelaporan seperti dalam hal keuangan dan pengendalian aset yang disebabkan oleh human error.
- Tak ada pencatatan laporan kegiatan, keuangan, proses kerja, dan peralatan yang digunakan pada saat pelaksanaan.
- Catatan penjualan produk dan informasi pelanggan tersebar dimana-mana dan tidak update.
- Jumlah produksi dan biaya yang dikeluarkan tidak diketahui.
Apakah bisnis anda menghadapi permasalahan yang sama?
Bila membahas tentang bisnis #retail, penting sekali untuk mempertimbangkan digitalisasi untuk membantu meningkatkan kinerja, produktivitas, penjualan dan meningkatkan kualitas interaksi dengan konsumen.
Kunjungi www.yokesen.com untuk melihat bagaimana #technology membantu bisnis memenuhi #KPI penting dalam bisnis.


