
Sebagai seorang pebisnis, tentunya Anda akan perlu melakukan supply chain management guna untuk mendukung kegiatan operasional. Lalu, apa itu safety stock dan apa peranannya dalam sistem supply chain management? Safety stock adalah persediaan yang dipersiapkan oleh perusahaan untuk mencegah adanya kekurangan persediaan ketika kondisi permintaan pasar sedang tidak pasti. Dalam sistem perusahaan dagang, safety stock berguna menghitung kuantitas suatu produk barang. Untuk itu, diperlukan perhitungan khusus agar persediaan produk bisa memenuhi permintaan pelanggan.
Safety stock berperan penting dalam supply chain management untuk bisa memaksimalkan keuntungan, mengantisipasi adanya fluktuasi permintaan pasar dan lebih memudahkan jadwal produksi barang. Seperti yang kita ketahui, bahwa hukum persediaan dan juga permintaan selalu dipengaruhi dengan kondisi pasar, jika kondisi pasar selalu bergerak dinamis, maka perusahaan harus menerapkan safety stock agar bisa mengantisipasi perubahan permintaan dan bisa mengambil keuntungan yang lebih banyak.
Safety stock juga diperlukan untuk menentukan tingkat persediaan secara tepat. Jika persediaan terlalu banyak, maka perputaran biaya dalam perusahaan pun tidak berjalan lancar. Sebaliknya, bila terlalu sedikit persediaan, maka perusahaan akan mengalami stock out. Lalu, apa yang terjadi jika perhitungan safety stock tidak dilakukan dengan tepat? Sistem operasional akan terganggu dan waktu tunggu yang lebih lama sehingga mengakibatkan jadwal pengiriman orderan konsumen pun jadi berantakan.
Jadi sudahkah Anda melakukan safety stock pada bisnis Anda?


