
Apa impact dari menggabungkan strategi gamification dengan aktivasi komunitas melalui sebuah mobile-apps?
Pemasaran yang gamified (atau disebut dengan gamification marketing) mampu membangun minat pada konsumen melalui tiga elemen utama dari gamifikasi tersebut, yakni: validasi, finish line, dan penghargaan atau reward.
Brand sportswear Nike membangun sebuah in-app game untuk mendukung aktivitas olahraga sehari-hari pengguna Nike dan menggunakan #NikeFuel untuk melacak dan memantau setiap progress dari aktivitas olahraga. Berdasarkan tingkat kesulitan yang dipilih pengguna, mereka ditantang untuk mendapatkan NikeFuel dalam jumlah tertentu untuk naik ke level berikutnya. Setiap misi dan level dimainkan melawan waktu dan menggunakan perangkat apa pun yang mengumpulkan NikeFuel, termasuk Nike + FuelBand.
Sepanjang misi, pengguna apps akan bertemu dengan atlet-atlet brand ambassador Nike seperti: Calvin Johnson, Allyson Felix, Alex Morgan, atau Neymar Jr. yang akan memberikan saran dan memberi rekomendasi produk inovatif untuk membantu para pengguna mencapai misi berikutnya.
Setelah setiap misi, pengguna dapat menyinkronkan device Nike+ mereka untuk melihat progress mereka. Jika mereka belum mencapai goals mereka, mereka dapat memutar ulang misi tersebut. Menyenangkan bukan?
Aplikasi fitness ini didorong oleh kecenderungan penggunanya untuk membagikan setiap tahap pencapaian olahraga mereka untuk validasi di media sosial mereka masing-masing.
Pengguna bersaing satu sama lain dan membagikan hasil mereka setiap hari. Hal ini menciptakan komunitas brand Nike, dan dengan banyaknya pengguna yang mengintegrasikan aplikasi ini ke dalam kehidupan sehari-hari mereka akhirnya memperkuat brand engagement mereka terhadap Nike.
Teknik validasi yang sering digunakan melalui situs media sosial berupa likes, retweets, mendapatkan followers dan lain sebagainya. Ini semua adalah cara yang memungkinkan pengguna untuk menanggapi konten satu sama lain secara positif. Validasi adalah salah satu faktor pendorong terkuat dari kualitas user-engagement jangka panjang karena dapat membantu brand dalam membangun komunitas.
Baca juga penerapan strategi gamification marketing yang dilakukan oleh adidas dan lulu lemon untuk memenangkan hati konsumen di era digital sekarang ini.


