Seberapa seringkah kamu melihat iklan yang berhasil menarik perhatian? Misalnya, mulai dari visual produk yang disajikan hingga kalimat rayuan yang dibuat untuk menarik pembaca, seperti produk yang memberikan janji mampu menyamarkan pori-pori wajah hanya dengan sekali pemakaian. Sebagai pembaca yang memiliki kebutuhan terhadap hal tersebut, tentunya tak jarang kamu merasa terlena bahkan tergiur dengan kalimat pada iklan tersebut, sehingga membuat kamu berkeinginan untuk membeli produk itu.
Nah, kalau kamu sudah sampai di tindakan membeli produk tersebut, artinya seorang copywriter yang membuat kalimat rayuan itu telah berhasil mempersuasif pembacanya. Namun, tahukah kamu apa arti copywriter itu sendiri? Copywriter adalah seorang yang memiliki kemampuan untuk menghasilkan pemikiran kreatif dalam bentuk tulisan persuasif yang dimaksudkan dapat menarik perhatian pembaca yang menjadi target pemasaran. Sederhananya, mengiklankan sebuah produk pastinya membutuhkan ide yang kreatif, unik, dan tidak menjatuhkan kompetitor. Oleh sebab itu, berikut 4 strategi yang harus dilakukan copywriter agar dapat membuat iklan yang menarik & mampu mempersuasif pembacanya:
- Menguasai produk
Bagaimana jadinya jika seorang kunci yang mengiklankan sebuah produk tidak mengerti produk tersebut? Tentunya kamu harus mengetahui dan menguasai jenis produk yang akan dipromosikan. Jangan sampai ketika mengiklankan produk makanan, kamu malah menyampaikan informasi produk jasa. Hal ini harus kamu penuhi sebagai copywriter agar pembaca dapat menerima informasi dengan jelas sekaligus menimbulkan rasa penasaran dari pembaca iklan, yang nantinya berlanjut ke tindakan membeli produk tersebut. - Mengetahui target pasar
Sebagai copywriter, kamu harus memahami siapa saja target konsumen yang akan kamu tuju berdasarkan kesepakatan dengan perusahaan. Hal tersebut disebabkan karena mengetahui target pasar akan berpengaruh kepada poin pemasaran lainnya. Cara sederhana yang dapat kamu lakukan untuk mengetahui dan memahami target pasar adalah dengan memantau audiens yang pernah membeli produk tersebut atau audiens yang melakukan interaksi pada halaman iklan produk. Kamu juga bisa memancing pembaca dengan menampilkan teaser dari iklan agar timbul rasa penasaran pembaca untuk mengetahui apa yang akan ditawarkan. - Memperhatikan jenis bahasa yang digunakan
Selain menguasai produk dan mengetahui target pasar, sebagai copywriter kamu harus memperhatikan dan menyesuaikan jenis bahasa yang digunakan. Misalnya, ketika iklan tersebut ditujukan kepada audiens pembaca berusia 40 tahun ke atas, maka kamu harus menggunakan bahasa yang jelas sesuai dengan PUEBI dan sopan. Namun, jika iklan ditujukan kepada audiens pembaca usia belasan tahun hingga 20 an tahun, maka kamu dapat menggunakan bahasa dan konsep iklan yang lebih santai dan fleksibel, serta menggunakan tren konsep atau bahasa yang sedang trend. - Memposisikan diri sebagai audiens pembaca
Menjadi copywriter bukan hanya bertugas membuat tulisan untuk produk yang diiklankan, melainkan turut mengambil andil dengan memposisikan diri sebagai audiens pembaca. Kamu harus menempatkan diri sebagai salah satu target pasar yang bertujuan untuk mengetahui apakah kamu sendiri menyukai atau merasa tertarik untuk membeli produk setelah melihat iklan tersebut. Selain itu, menjadi open minded dengan memposisikan diri sebagai audiens pembaca juga untuk menilai seberapa puaskah kamu jika menjadi target pasar dengan adanya iklan tersebut.
Bagaimana? Sudahkah kamu terapkan 4 strategi copywiter di atas?