
Apakah Netflix sebuah platform Big Data?
Sementara banyak bisnis belum secara efektif memanfaatkan data yang tersedia untuk mereka, Netflix adalah pengecualian besar. Dengan lebih dari 148 juta pelanggan streaming di seluruh dunia, 80% konten Netflix yang diputar dipengaruhi oleh sistem rekomendasinya.
Konten film yang ditayangkan diurutkan berdasarkan analisis apakah pengguna akan terus menonton atau menonton ulang, atau apakah pengguna akan berhenti menonton karena menganggap konten tersebut kurang menarik. Algoritme affinity akan merekomendasikan konten film yang mirip dengan konten yang baru saja ditonton pengguna. Netflix spill fakta, bahwa audience cenderung ingin mengonsumsi konten yang serupa dengan yang baru saja mereka konsumsi.
Dengan banyaknya data tentang bagaimana audiens berinteraksi dengan konten film, #Netflix dapat dengan mudah menentukan jenis konten apa yang diinginkan orang. House of Cards, adalah serial yang paling fenomenal untuk penayangan dengan menganalisis data.
Netflix menyadari bahwa persentase yang signifikan, 33 juta pelanggannya pada saat itu streaming film "The Social Network", karya sutradara David Fincher, dari awal hingga akhir. Lalu Netflix menemukan juga bahwa film-film yang menampilkan Kevin Spacey selalu menjadi hits. Data Netflix mengungkapkan bahwa House of Cards versi Inggris juga menjadi hits. Audiens yang pernah menonton House of Cards versi Inggris ternyata juga pernah menonton film-film lain yang diperankan oleh Kevin Spacey atau disutradarai oleh David Fincher.
Mengandalkan data ini, Netflix menyimpulkan bahwa film yang dibintangi oleh aktor Kevin Spacey dan film karya sutradara David Fincher, bila disajikan ke pemirsa Amerika akan menjadi hit besar.
Dan benar saja! Tiga bulan setelah House of Cards tayang, Netflix menambahkan 2 juta pelanggan di AS dan tambahan 1 juta pelanggan secara global.
Penasaran dengan metriks data apa saja yang dipakai Netflix? berikut penjelasan Netflix, bahwa mereka menggunakan data:
- Tanggal streaming
- Device untuk streaming
- Variasi film setiap user
- Pencarian
- Konten yang ditonton ulang
- Apakah konten dijeda saat ditonton
- Lokasi pengguna
- Waktu dalam sehari dan minggu untuk streaming konten
- Metadata dari pihak ketiga seperti Nielsen
- Data audiens di media sosial seperti Facebook dan Twitter
Netflix berfokus memberi apa yang diinginkan usernya melalui konten yang dipersonalisasi.
Seperti Netflix, bisnis dapat menggunakan #bigdataanalytics untuk memastikan bahwa konten yang dikirimkan ke setiap pengguna dipengaruhi oleh aktivitas pribadi pengguna dan #consumerengagement dengan brand Anda, memastikan pengalaman konten yang unik untuk setiap pengguna.
Baca juga bagaimana starbucks membangun consumer experience dan memastikan pertumbuhan bisnisnya.


